Print This Article Print This Article Email This Article Email This Article

Cara Beli Reksadana

Cara Beli Reksadana sangatlah mudah jika kita mengerti langkah-langkahnya.

Setelah kita mengerti arti reksadana, keuntungan investasi reksadana, dan risiko investasi reksadana. Tentunya pertanyaan yang akan muncul berikutnya jika ikta ingin melakukan investasi reksadana adalah bagaimana cara membeli reksadana?

Reksadana dapat dibeli dan dijual pada bank yang menjadi perantara dengan manager investasi.

Sebelum membeli reksadana pastikan anda memilih manager investasi yang berkualitas dan pastikan perusahaan tersebut telah terdaftar secara resmi sebagai manager investasi

Pembelian unit penyertaan reksadana umumnya akan di kenakan fee tambahan yang besarnya bervariasi.


Istilah-istilah yang perlu diketahui dalam membeli reksadana adalah:

  • Unit Penyertaan (UP)
    • Satuan kepemilikan investasi dalam Reksa Dana.
  • Total Jumlah UP (outstanding UP)
    • Jumlah Unit Penyertaan yang telah diterbitkan Reksa Dana.
  • Subscription
    • Pembelian/pemesanan Unit Penyertaan.
  • Redemption
    • Pencairan/Penjualan kembali Unit Penyertaan.
  • Nilai Aktiva Bersih (NAB)/Net Asset Value (NAV)
    • Total Nilai Efek berdasarkan harga pasar pada suatu saat, setelahdikurangi biaya-biaya Reksa Dana dan kewajiban pajak.
  • Nilai Aktiva Bersih per Unit
    • Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana dibagi dengan total jumlah UnitPenyertaan (outstanding UP).

Unit Penyertaan (UP)

Adalah satuan investasi dalam reksadana. Pada saat penawaran umum perdana, UP ditetapkan Rp 1.000 kecuali reksadana pasar uang yang selalu ditetapkan Rp 1.000 setiap awal hari bursa. Bila pada penawaran umum suatu reksadana terkumpul dana sebesar Rp 100 juta berarti ada 100 ribu lembar UP beredar dengan NAB/NAV Rp 1.000/UP.

NAB/NAV dalam rupiah biasanya dihitung sampai 4 angka desimal. Dalam contoh berikut, angka desimal dihilangkan hanya untuk kemudahan perhitungan semata.

Nilai Aktiva Bersih (NAB)/Net Asset Value (NAV)

Mengikuti contoh di atas, misalkan selama suatu periode MI mampu membukukan keuntungan 40% maka dana yang terkumpul akan menjadi Rp 140 juta. Jika sebelumnya NAB/NAV sebesar Rp 1.000/UP, kini nilainya naik jadi Rp 1.400/UP. Misal biaya yang dibebankan 1%, maka NAB/NAV Rp 138,6 juta atau Rp 1.386 per UP. Setelah dikurangi biaya-biaya tersebut, hasil investasi akan menjadi hak investor.

Misalkan saya berinvestasi dengan membeli 50 ribu UP pada penawaran umum, maka saya harus mengeluarkan dana Rp 1.000/UP atau Rp 50 juta. Jika saya ingin menjual UP yang saya miliki saat ini dengan harga Rp 1.386/UP maka saya akan menerima dana sebesar Rp 69,3 juta. Keuntungan yang saya peroleh sebesar Rp 19,3 juta.

Bila saat ini Anda ingin masuk, Anda harus membeli dengan harga Rp 1.386/UP. Misalkan Anda membeli 10 ribu UP, maka Anda harus membayar Rp 13,86 juta. Seandainya beberapa bulan kemudian NAB/NAV turun menjadi Rp 1.350/UP dan Anda ingin menjual reksadana Anda, maka Anda akan menerima dana Rp 13,5 juta. Dalam kasus ini Anda menderita rugi Rp 360 ribu.

Nilai NAB/NAV selalu update tiap hari bursa oleh bank kustodian dan diterbitkan di berbagai media. NAB/NAV tak serta merta menggambarkan mahal tidaknya reksadana. Reksadana yang baru ditawarkan biasanya NAB/NAVnya murah, sementara reksadana yang sudah eksis cukup lama bisa jadi memiliki NAB/NAV tinggi. Namun, NAB/NAV juga bisa dipengaruhi misalkan oleh kebijakan MI untuk melakukan split ratio yang akan mengubah nilai NAB/NAV dan jumlah UP — walau pada akhirnya nilai investasinya sama saja.

Membeli dan Menjual Reksadana

Membeli reksadana dikenakan selling fee tertentu. Misal suatu hari Anda membeli reksadana dengan investasi Rp 10 juta, NAB/NAV Rp 1.350/UP, dan selling fee sebesar 1%. Jumlah UP yang bisa diperoleh dapat dihitung dengan rumus:

UP = [investasi (1 - fee)] : NAB/NAV

UP = [Rp 10 jt (1 - 0,01)] : Rp 1.350/UP

UP = 7.333,3333 unit

NAB/NAV dihitung setiap akhir hari bursa. Jika Anda membayar dan memasukkan inquirysebelum jam 12.00 WIB, NAB/NAV dihitung pada akhir hari tersebut. Namun juka Anda membeli setelah pukul 12.00 WIB, Anda akan dimasukkan ke NAB/NAV hari bursa berikutnya.

Sementara saat menjual reksadana, Anda akan dikenakan redemption fee. Misal hari ini Anda ingin membeli reksadana yang Anda beli di atas dengan NAB/NAV Rp 2.025/UP dan redemption fee sebesar 1,5%. Besarnya redemption dapat dihitung dengan rumus:

Redemption = UP x NAB/NAV (1 – fee)

Redemption = 7.333,3333 x Rp 2.025/UP (1 – 0,015)

Redemption = Rp 14.627.250

Jadi besarnya keuntungan anda adalah sebesar Rp 4.627.250. Return on investment(ROI) investasi Anda sebesar 46,27%.