Indonesia Market

IHSG pada perdagangan minggu kemarin mampu membentuk level tertinggi barunya pada 20 May 2011, namun volume perdagangan tidak mengalami peningkatan. Hal ini tentu saja dikarenakan sikap kehati-hatian investor akan kondisi market yang sudah overbought atau jenuh beli jika dipantau berdasarkan beberapa indicator.

Walaupun demikian aksi beli para investor besar masih terus terjadi pada perdagangan minggu lalu, namun perlu diperhatikan pada perdagangan minggu ini, mengingat sentiment global akan kondisi Europa kian menjadi pusat perhatian para ekonom dunia.

Perdagangan minggu ini akan cenderung diwarnai oleh aksi selective buy saham-saham unggulan yang mengalami tekanan.

Investor harap pantau kriteria exit sesuai STS dan bagi para trader kembali akan di warnai aksi-aksi trading pendek

IHSG saat ini memiliki trading resistance pada 3873 dan trading support pada 3774.

US Market

Seperti sudah kita perhatikan pada kondisi perdagangan minggu lalu, bursa Amerika mengalami masa koreksi, dimana form lower high dan lower low mulai terbentuk.

Kondisi ini akan semakin menekan bursa secara global mengingat penurunan akan rating Negara-negara Europa yang mengalami kendala keuangan. Investor pada bursa Amerika akan cenderung bergerak berhati-hati, yang diwarnai oleh aksi beberapa saham seiring corporate action. Namun secara keseluruhan bursa masih dalam tekanan dan menanti pergerakkan lebih lanjut untuk reversal.

Index Dow Jones memiliki trading resistance pada 12605dan trading support pada 12479.

“Bull markets are born on pessimism, grow on skepticism, mature on optimism and die on euphoria” (John Templeton)

Happy Trading,

BisnisInvestasiSaham (BIS)