Indonesia Market

Indikasi FG pada IHSG yang telah terdeteksi sejak 07 December 2011, berhasil mendeteksi aksi pelaku pasar yang terus melakukan buy pada bursa Indonesia, hal ini terlihat dari trend yang terbentuk hingga IHSG mengalami indikasi strong bullish pada BIS-Kompass sejak 19 January 2012.

Namun sejak pertengahan perdagangan minggu kemarin IHSG nampak mengalami keadaan jenuh beli dengan tidak berhasilnya menembus resistance kuatnya pada 4028. Seiring system STS kondisi strong bullish yang diikuti oleh ketidak mampuan market menembus reistancenya mengharuskan kita waspada akan koreksi yang cukup signifikan.

Sentimen global masih akan turut menghantui pergerakan bursa-bursa dunia. Terutama kelanjutan penanganan krisis Europa yang terjadi dan kembali penurunan peringkat negara-negara europa akan menjadi sorotan dan mempengaruhi trend jangka pendek yang terjadi.

Pantau dengan seksama pergerakan pasar terutama support dan resistance yang terbentuk pada perdagangan minggu ini, dan cermati indikasi signal yang termuat pada “First Signal” daily report, untuk menentukan langkah dalam menentukan posisi protofolio.

Signal strong bullish sejak 19 January 2012 untuk IHSG terpatahkan pada koreksi sesaat hari ini, dimana indikasi trend menunjukkan penurunan trend menjadi bullish. Pantau Money management anda seiring system pada STS / “First Signal”.

Jangan lewatkan pantau First Signal daily report untuk signal entry, hold/top-up maupun exit.

IHSG memiliki resistance pada 3997 dan support pada 3910.

US Market

Index Dow Jones terus menguat, Bisnis Investasi Saham “First Signal” telah mendeteksi FG pada Index Dow Jones sejak 05 December 2011. Market terus mengalami peningkatan kepercayaan hingga awal perdagangan minggu kemarin, namun pada akhir perdagangannya market mulai menampakkan gejala jenuh beli dan hadangan resistance yang belum dapat di tembus. Walaupun demikian Index Dow Jones masih mampu bertahan pada area 12000 nya.

BIS-Kompass telah menampakkan perubahan kondisi trend index dari bullish menjadi strong bullish pada 12 January 2012. Namun jangan terlena, kondisi ini bisa saja memicu terjadinya koreksi yang cukup dalam, dimana investor dan trader dapat mengupdate supportnya sesuai STS system dan menunggu kesempatan untuk re-entry ataupun top-up.

Disamping sentiment yang terbentuk di pasar, kondisi dan langkah-langkah lanjutan mengenai kondisi ekonomi Uni Europa tetap akan menjadi pemicu sentiment yang wajib diwaspadai akan perubahan arah yang dapat saja terjadi. Seperti dampak penurunan peringkat lanjutan negara-negara europa ataupun pembahasan lanjutan akan penanggulangan krisis yang terjadi.

Pantau indikasi “First Signal” daily report guna menjaga posisi anda baik long maupun short, serta kita pantau bersama apakah level 12000 ini dapat dipertahankan serta bahkan menguji level selanjutnya atau trend baru akan terbentuk.

Index Dow Jones memiliki resistance pada 12794 dan support pada 12518.

SPDR GOLD

FG pada SPDR Gold yang terdeteksi pada 18 January 2012, telah menandakan adanya perubahan trend yang terjadi pada komoditas emas.

Market terus merespon positif pergerakkan emas pada perdagangan minggu kemarin mengingat koreksi yang terjadi cukup signifikan. BIS-Kompass pun telah mendeteksi perubahan trend bearish menjadi bullish untul emas / gold pada 25 January 2012.

Technikal rebound yang terbaca sejak 20 December 2012 mampu membawa pergerakkan market komoditas emas memasuki area bullish.

Tetap waspada dan pantau akan support yang terbentuk untuk menjaga posisi anda seiring pergerakkan market dan indikasi signal pada “First Signal” daily report.

SPDR Gold  memiliki resistance pada 169.52 dan support pada 165.88

BIS-Kompass


“Cermatilah, Kenali dan Antisipasi-lah indikasi signal yang diberikan oleh market”

 

Happy Trading,

BisnisInvestasiSaham (BIS)