Indonesia Market

Kondisi ekonomi global yang masih diwarnai ketidak pastian turut mewarnai perdagangan bursa kita IHSG.

Market masih bergerak labil, sinyal hijau untuk mendukung pergerakkan uptrend masih belum nampak. Seiring dengan kondisi yang masih menunggu sentiment positif untuk kembali uptrend, market masih dibayangi kekhawatiran kelanjutan krisis Eropa.

Sebagian Investor dan Trader mungkin sudah dalam posisi fullcash, pantau signal dengan cermat dalam memantau kandidat baru seiring sinyal STS , mengingat kondisi market secara makro masih dalam kebimbangan.

Sejak FR pertama May 2011, IHSG belum menampakkan tanda-tanda green on market, Investor harap waspada akan rally-rally pendek yang terjadi dan trader manfaatkan rally tersebut dengan cermat.

IHSG saat ini memiliki trading resistance pada 3849 dan trading support pada 3721.

US Market

Kondisi ekonomi Global yang masih belum solid kembali menekan Index Dow Jones kembali dibawah level 12000, walapun pada tengah perdagangan minggu kemarin sempat bertengger kembali diatas 12000.

Data perekonomian internal Amerika dan kondisi financial Eropa tidak mampu membuat Dow Jones bertahan di atas level psychologis 12000 tersebut. Dow Jones kembali tertekan dan menguji support level pada 11897 kembali.

Market masih bergerak labil cenderung terkoreksi, dimana para analyst dan The Fed telah memproyeksi penurunan/pelemahan pertumbuhan ekonomi dunia, hal ini membuat para investor bergerak pesimis dan berhati-hati.

Pantau posisi anda dan jaga criteria STS / First Signal sesuai karakteristik anda sebagai Trader, Midterm-investor maupun Longterm-investor. Kita nantikan arah selanjutnya pergerakkan bursa dan memantau kesempatan reversal (FR)

Index Dow Jones memiliki trading resistance pada 12190 dan trading support pada 11897

SPDR GOLD

Sesuai dengan kondisi signal STS yang memperlihatkan pergerakkan harga emas masih dalam area fluktuasi, maka kita dapat menantikan koreksi yang dalam secara mendadak seperti terjadi pada akhir perdagangan minggu kemarin, hal ini terjadi karena Emas menjadi salah satu alternatif pengimbang investasi, namun masih bergerak labil akibat rally irrasional yang terjadi beberapa waktu lalu.

Waspada akan pergerakkan komoditas ini selanjutnya mengingat indikasi red signal FR sudah terdeteksi. Sekaligus mematahkan Rally panjang STS signal sejak 15 February 2011.

SPDR Gold  memiliki trading resistance pada 150.99 dan dalam perjalanan membentuk support baru.

“Hindarilah memprediksi arah pergerakkan market, tetapi antisipasilah setiap tanda-tanda yang diberikan oleh market”

 

Happy Trading,

BisnisInvestasiSaham (BIS)