- Bisnis Investasi Saham - http://www.bisnisinvestasisaham.com -

26 September 2011, Situasi Market

Posted By valen On September 26, 2011 @ 12:36 pm In Berita Pasar,Bisnis Investasi Saham | Comments Disabled

Share [1]

Indonesia Market

IHSG akhirnya mengkonfirmasi untuk bergerak bearish setelah indikasi FR pertama IHSG pada 08 August 2011 dan breaknya level support 3735. Tekanan jual yang luar biasa telah menekan saham.saham unggulan yang berkapitalisasi besar sehingga IHSG mengalami koreksi terdalamnya sebanyak -8,88% pada perdagangan minggu kemarin.

Para Investor tentunya telah clear posisi seiring signal FR terhadap IHSG sejak 08 August 2011. Dan bagi para Trader harap berhati-hati dalam memanfaatkan kesempatan emas yang ada, perhatikan indikasi First Signal / STS dengan seksama dalam memanfaatkan fluktuasi jangka pendek. Para Investor harap bersabar dalam menanti kesempatan baru untuk masuk, selektif dan disiplin pada system.

Tekanan sentiment negative dari luar masih akan mewarnai perdagangan dalam hari-hari mendatang, tentunya bursa akan mengalami technical rebound, namun sekali lagi bagi para investor harap bersabar menunggu indikasi signal FG kembali untuk Entry.

STS/First Signal masih memberikan indikasi red on IHSG market. Waspada pada IHSG, support kuat telah satu persatu diuji, perhatikan support dan resistance dengan cermat bagi para Trader.

IHSG memiliki resistance pada 4005 dan support pada 3313.

[2]

US Market

Aksi beberapa investor yang kita alami pada perdagangan minggu kemarin belum berhasil mengangkat index Dow Jones secara setabil, indek masih bergerak dalam kanalnya dengan resistance 11509 dan support 10733.

Walau dalam perdagangan beberapa minggu yang lalu indikasi FG telah tampak pada index Dow Jones namun pergerakan positif ini masih belum dapat mengangkat index menembus resistancenya.

Bahkan dengan kembalinya tekanan sentiment negative dari benua Europa kembali membawa Index untuk tertekan dan kembali pada red areanya walau masih bergerak terbatas pada kanalnya.

Tidak jauh berbeda dengan IHSG, manfaatkan indikasi First Signal / STS untuk para Trader dalam memanfaatkan pergerakkan jangka pendek, dan bersabar kembali untuk Investor dalam menganalisa indikasi FG.

First Signal / STS  memberikan indikasi red on Dow Jones market. Kita nantikan apakah support ini kembali berhasil menahan laju koreksi index Dow Jones.

Index Dow Jones memiliki resistance pada 11509 dan support pada 10733.

[3]

SPDR GOLD

Gold mendapat tekanan yang sangat besar akibat penguatan US dollar. Hal ini mematahkan trend sideway pergerakan perdagangan komoditas gold pada beberapa minggu terakhir dengan resistance 184,59 dan support 171,65.

Indikasi koreksi dalam pada perdagangan Jumat kemarin telah terpantau dengan tembusnya support 171.65 pada perdagangan kamis sebelumnya. Tekanan akan harga komoditas emas ini akan terus berlanjut seiring dengan pergerakan US dollar.

FR indikasi sell signal pun telah tampak pada 19 September 2011, para investor tentunya telah clear posisi komoditas emas seiring First Signal / STS. Trader kembali dapat memanfaatkan kondisi fluktuasi ini lebih lanjut terlebih memanfaatkan short atas breaknya support kanal yang

STS/First Signal masih memberikan indikasi red on SPDR-Gold.

SPDR Gold  memiliki resistance pada 184.59 dan support pada 159.68.

[4]

“Hindarilah memprediksi arah pergerakkan market, tetapi antisipasilah setiap tanda-tanda yang diberikan oleh market”

 

Happy Trading,

BisnisInvestasiSaham (BIS)


Article printed from Bisnis Investasi Saham: http://www.bisnisinvestasisaham.com

URL to article: http://www.bisnisinvestasisaham.com/26-september-2011-situasi-market/

[1] Share: http://www.facebook.com/sharer.php

[2] Image: http://www.bisnisinvestasisaham.com/wp-content/uploads/2011/09/26-September-2011-IHSG.jpg

[3] Image: http://www.bisnisinvestasisaham.com/wp-content/uploads/2011/09/26-September-2011-Dow-Jones.jpg

[4] Image: http://www.bisnisinvestasisaham.com/wp-content/uploads/2011/09/26-September-2011-GLD.jpg

Copyright @ 2010 Bisnis Investasi Saham. All rights reserved.