Indonesia Market

Seperti pembahasan kita pada newsletter diminggu lalu dimana pembentukkan lower resistance pada 17 January 2011 membuat posisi IHSG semakin sulit, dan menandakan sinyal sell masih sangat kuat terlihat koreksi masih terus berlangsung hingga penutupan perdagangan pada Jumat minggu lalu. Bursa masih dalam tekanan penjualan secara besar termasuk pihak asing yang masih melakukan nett sell dalam perdagangan.

Walaupun beberapa minggu terakhir ini bursa tidak mendapatkan informasi yang signifikan mempengaruhi pergerakkan trend, namun sentimen masih tertuju akan ancaman inflasi dan kebijakkan bank central yang diyakini akan segera menaikkan suku bunga, serta kebijakkan-kebijakkan pengetatan yang akan diambil oleh pemerintah China.

Kembali pergerakkan range bursa regional yang sempit masih mewarnai perdagangan, namun faktor dana asing yang ditarik keluar dari bursa Indonesia membuat IHSG terkoreksi cukup besar, hal ini pun tercermin terhadap pergerakkan rupiah – us dollar.

Untuk investor pantau sinyal STS Investor untuk masuk kembali pada hari-hari kedepan setelah sebagian besar melepas posisi investasi di penghujung tahun, dan Trader cermati STS Trader dan jangan lengah akan sinyal trading buy and sell yang akan datang silih berganti seiring wave yang akan dibentuk oleh market.

IHSG saat ini memiliki trading resistance pada 3549 dan dalam proses membentuk keseimbangan trading support yang baru.

Note: Garis putus-putus hitam, menggambarkan support dan resistance yang terbentuk selama perdagangan minggu lalu. Garis putus-putus merah menggambarkan support terkini. Garis putus-putus biru menggambarkan resistance terkini.

US Market

Walaupun US market tidak mengalami berita-berita sentiment positif yang cukup berarti selama perdagangan minggu kemarin, namun hasil EPS beberapa perusahaan yang menunjukkan kinerja yang baik turut membantu Dow Jones tetap mempertahankan trend kenaikkan walaupun memiliki range yang sempit.

Bahkan Index Dow Jones berhasil kembali menembus resistancenya pada 11838 pada hari jumat akhir perdagangan dan mempertahankan hingga penutupan berada di atas resistance tersebut.

Secara kita sadari wave yang terjadi pada index Dow Jones semakin menyempit dan pendek, yang menandakan untuk para trader agar waspada dan berhati-hati menghadapi pergantian arah dengan cermat dan cepat.

Untuk perdagangan minggu ini aksi korporasi masih sangat memungkinkan menjadi motor utama sentimen di bursa disamping kehati-hatian akan langkah bank sentral kedepan dan langkah china dalam pengetatan dibidang moneter.

Index Dow Jones menuju pembentukkan trading resistance yang baru setelah pada jumat kemarin berhasil di tutup diatas trading resistance 11838 dan memiliki trading support pada 11822.

Note: Garis putus-putus hitam, menggambarkan support dan resistance yang terbentuk           selama perdagangan minggu lalu. Garis putus-putus merah menggambarkan support terkini. Garis putus-putus biru menggambarkan resistance terkini.

“Hindarilah memprediksi arah pergerakkan market, tetapi antisipasilah setiap tanda-tanda yang diberikan oleh market”

Happy Trading,

BisnisInvestasiSaham (BIS)

Leave a Reply

Spam Protection by BisnisInvestasiSaham