Indonesia Market

IHSG masih diselimuti keraguan, level tertinggi baru IHSG sepanjang sejarah yang dibentuk pada  02 May 2011 belum dapat dipertahankan. Index cenderung bergerak flat dengan range terbatas.

Kondisi perekonomian masih diwarnai keraguan akan inflasi, harga-harga barang komoditas, perkembangan harga minyak dan perkembangan kondisi keuangan beberapa negara europa. Hal ini terus menghambat pergerakkan bursa dan cenderung mendatar.

Saham-saham berkapitalisasi kecil banyak mewarnai pergerakkan bursa pada perdagangan minggu lalu, dimana sebagian besar saham lapis utama banyak yang bergerak terbatas dalam kondisi yang overbought.

Untuk Investor perhatikan posisi dengan cermat pergerakkan mulai mendekati kriteria untuk exit, kita pantau pergerakkan kedepan apakah market dapat kembali bergairah atau justru menuju sinyal koreksi.

IHSG saat ini memiliki trading resistance pada 3849 dan trading support pada 3785.

US Market

Bursa Amerika pada penutupan minggu kemarin diwarnai dengan pengumuman tingkat inflasi yang tinggi, sehingga membuat market terkoreksi cukup dalam.

Sentimen pasar yang terjadi atas saham-saham di bursa amerika kembali mix, beberapa saham dapat bergerak positif akibat sentiment corporate action, namun secara umum kondisi market masih mengalami keraguan, hal ini kembali membuat bursa bergerak dalam range flat.

Kekhawatiran utama pelaku pasar masih sama yaitu pergerakkan harga komoditas dan perkembangan kondisi Europa. Para investor tidak berbeda jauh dengan kondisi bursa asia harap memantau posisi dengan cermat mengingat kondisi mendekati batas exit, sambil menunggu perkembangan lebih lanjut.

Index Dow Jones memiliki trading resistance pada 12807dan trading support pada 12584.

“Hindarilah memprediksi arah pergerakkan market, tetapi antisipasilah setiap tanda-tanda yang diberikan oleh market”

 

Happy Trading,

BisnisInvestasiSaham (BIS)