Indonesia Market

Mengacu pada reveiw Bisnis Investasi Saham untuk  IHSG pada 24 May 2011 yang lalu, IHSG telah keluar dari midterm-uptrendnya, maka pergerakkan IHSG yang terbatas sepanjang minggu kemarin telah memberikan kita kewaspadaan yang ekstra terutama telah timbulnya FR sesuai system “ First Signal “ untuk IHSG pada 23 May 2011.

Kekhawatiran bursa global akan lebih lambatnya pertumbuhan ekonomi dari perkiraan menjadi hal utama yang membuat bursa dunia tertekan, ditambah dengan kondisi europa yang semakin mengkhawatirkan.

Walaupun data menunjukkan ekonomi Indonesia yang masih kuat, namun tetap waspada dan disiplin akan sinyal yang dibaca melalui STS Investor dan Trader maupun “First Signal” system. Pantau terus signal entry dan exit yang diberikan pasar.

IHSG saat ini memiliki trading resistance pada 3843 dan trading support pada 3707.

US Market

Lemahnya data ekonomi Amerika dan masih terkatung-katungnya soal pagu utang Amerika dalam kondisi politis, ditambah dengan kondisi Europa yang bermasalah membuat Dow Jones harus mengalami kekhawatiran yang sangat besar.

Dow Jones telah kembali berada di bawah level Psychologisnya 12000. Hal ini membuat pasar akan diwarnai keraguan yang besar dalam menentukan arah baru.

Dow Jones telah keluar dari midterm-uptrendnnya pada 11 May 2011, dan  telah membentuk arah midterm-downtrend. Pasar harus dapat menembus resistance midterm-downtrend tersebut sebelum dapat kembali bergerak bullish.

Waspada dan pantau kriteria STS Investor dan Trader, mengingat secara makro “First Signal” telah mendeteksi sinyal FR pada Dow Jones sejak 20 May 2011.

Index Dow Jones memiliki trading resistance pada 12570 dan trading support pada 11613

SPDR GOLD

Pergerakkan komoditas Emas pun telah menunjukkan penguatan seiring kondisi bursa global yang mengalami kekhawatiran, walaupun demikian emas masih dalam tahap mencari keseimbangan baru setelah terbawa market irrasional pada bulan April 2011 yang lalu, namun demikian posisi longterm seiring sinyal STS Investor dan Trader serta “ First Signal” sejak FG pada 15 February 2011 belum menunjukkan FR pada perjalanan longterm posisi tersebut, namun tetap waspada mengingat market kembali diselimuti kekhawatiran secara menyeluruh.

 

“Hindarilah memprediksi arah pergerakkan market, tetapi antisipasilah setiap tanda-tanda yang diberikan oleh market”

 

Happy Trading,

BisnisInvestasiSaham (BIS)