Indonesia Market

Situasi pasar masih labil, IHSG masih sangat dipengaruhi sentimen dari regional , US dan juga situasi Europa. Walaupun demikian rebound-rebound kecil tetap tampak pada pergerakkan pasar yang dapat dimanfaatkan oleh para trader.

Untuk Investor setelah sinyal buy pada awal June 2010, masih dapat tetap menjaga posisinya sesuai STS Investor mengingat proteksi masih terjaga dengan baik.

IHSG memiliki support yang baik pada 2.845.

US Market

Kondisi pasa US masih diselimuti oleh sentimen negatif dari China mengenai perlambatan yang terjadi dan dari Internal US sendiri.

Kekhawatiran ini diperkuat dengan munculnya tanda-tanda melambatnya perbaikkan ekonomi yang dipengharuhi oleh data pertumbuhan dari China hingga Eropa yang mengalami penurunan melebihi dari prediksi pasar.

Hal ini ditandai dengan kekhawatiran turunnya nilai ekspor China dan Negara di Zona Eropa, yang berawal dari pengevaluasian nilai yuan, sehingga dapat berakibat naik nya harga produk China. Ditambah dengan kebijakkan negara Eropa untuk memangkas anggaran, sehingga akan berakibat menurunnya permintaan. Berita negatif pun belom berakhir, beberapa hari kemudian data US pun tidak memenuhi harapan pasar.

Pertumbuhan pekerjaan pada bulan Juni di US berada pada 125.000 pekerja masih dibawah prediksi pasar, demikian juga pertumbuhan pekerjaan di sektor swasta berada pada 83.000 di bawah prediksi pasar pada level 110.000.
Berita positif mengenai turunnya angka pengangguran di US menjadi 9,5% terendah sejak Juli 2009, tidak mampu membalance informasi negatif yang ada, yang mengakibatkan DOWJones mengalami koreksi 7 hari berturut-turut

Pergerakkan diminggu ini tidak aka banyak perubahan yang signifikan, market akan tetap bergerak cenderung sideway dgn lonjak-lonjakkan technikal rebound. Pelaku pasa secara umum masih dibayangi kekhawatriran kinerja ekonomi global.
DOW memiliki support dan resistance pada 9.786,45.

Kita tunggu sinyal-sinyal  yang akan diberikan market akan situasi pasar  dalam minggu ini.

“Hindarilah memprediksi arah pergerakkan market, tetapi antisipasilah setiap tanda-tanda yang diberikan oleh market”

Happy Trading,
BisnisInvestasiSaham (BIS)